Kebidanan UNISA Berpartisipasi dalam Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan
Dalam rangka memeriahkan Milad ke-35 MAN 3 Sleman, Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Perpustakaan MAN 3 Sleman ini menyasar siswa, guru, tenaga kependidikan, serta masyarakat sekitar sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular melalui pemeriksaan kesehatan sederhana. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara MAN 3 Sleman, UNISA Yogyakarta, Universitas Alma Ata, dan Dompet Dhuafa dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Pemeriksaan Kesehatan
Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus masih menjadi permasalahan kesehatan yang sering tidak disadari karena pada tahap awal umumnya tidak menimbulkan keluhan. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting dalam mendeteksi faktor risiko sejak dini sehingga masyarakat dapat segera melakukan upaya pencegahan maupun memperoleh penanganan yang tepat apabila ditemukan hasil pemeriksaan di luar batas normal.
Pelaksanaan pelayanan kesehatan oleh tim Prodi Kebidanan UNISA Yogyakarta didampingi oleh dosen Kharisah Diniyah, S.ST., MMR dan Bdn. Nurul Soimah, S.ST., M.H.Kes. Kegiatan ini juga melibatkan empat mahasiswa Program Studi Kebidanan, yaitu Hilda Anda Risma, Syafira Ghina Rachmadani, Mutiara Febrianti, dan Novtinof Khofifah Indra Para Wangsa, yang berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta di bawah supervisi dosen.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), dan asam urat. Sebelum pemeriksaan dilakukan, peserta memperoleh penjelasan mengenai prosedur pemeriksaan serta tujuan dari setiap tindakan yang dilakukan. Setelah hasil pemeriksaan diperoleh, peserta menerima edukasi mengenai kondisi kesehatannya, termasuk penjelasan mengenai nilai hasil pemeriksaan, faktor risiko yang mungkin dimiliki, serta anjuran untuk menerapkan pola hidup sehat melalui pengaturan pola makan, aktivitas fisik yang teratur, istirahat yang cukup, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Peserta yang memiliki hasil pemeriksaan di luar batas normal juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan agar memperoleh penanganan yang sesuai.
Selama kegiatan berlangsung, tim Prodi Kebidanan UNISA Yogyakarta membuka booth pelayanan kesehatan yang berlokasi di Ruang Perpustakaan MAN 3 Sleman. Pada lokasi yang sama juga terdapat booth pemeriksaan dan konsultasi gizi yang diselenggarakan oleh Universitas Alma Ata bersama Dompet Dhuafa, sehingga peserta dapat memperoleh berbagai layanan kesehatan secara terpadu dalam satu tempat. Kolaborasi antarlembaga ini menjadi wujud sinergi dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan promotif dan preventif.
Selain memberikan pelayanan kesehatan, kehadiran UNISA Yogyakarta dalam kegiatan ini juga didukung oleh Biro Admisi UNISA Yogyakarta yang turut membuka layanan informasi dan promosi penerimaan mahasiswa baru. Melalui booth admisi, siswa MAN 3 Sleman serta masyarakat memperoleh informasi mengenai program studi, jalur seleksi, berbagai peluang beasiswa, serta keunggulan yang dimiliki UNISA Yogyakarta. Kehadiran Biro Admisi melengkapi rangkaian kegiatan sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat berupa layanan kesehatan, tetapi juga akses informasi mengenai pendidikan tinggi.
Menurut Kharisah Diniyah, S.ST., MMR, kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti ini merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi profesional di lapangan. “Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini penyakit. Di sisi lain, mahasiswa juga memperoleh pengalaman nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, komunikatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya serta menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hidup. Di samping itu, siswa MAN 3 Sleman juga memperoleh wawasan mengenai dunia pendidikan tinggi melalui informasi yang diberikan oleh Biro Admisi UNISA Yogyakarta sehingga dapat menjadi bekal dalam merencanakan pendidikan setelah lulus dari jenjang sekolah menengah.
Partisipasi Program Studi Kebidanan bersama Biro Admisi UNISA Yogyakarta dalam kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata komitmen universitas dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan UNISA Yogyakarta kepada masyarakat luas. Kolaborasi antara MAN 3 Sleman, UNISA Yogyakarta, Universitas Alma Ata, dan Dompet Dhuafa diharapkan dapat terus terjalin sehingga mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta mendukung akses informasi pendidikan tinggi yang berkualitas.







































