Cetak Penggerak Sebaya, KKN UNISA Bentuk Kader Kesehatan Remaja
Mengatasi tantangan rendahnya partisipasi skrining kesehatan di kalangan usia muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menginisiasi pembentukan Kader Kesehatan Remaja. Kegiatan pemberdayaan ini dipusatkan di Padukuhan Ngaglik Wetan, Panjatan, Kulon Progo, pada Sabtu (15/8/2026).
Kesehatan
Ketua KKN 29 UNISA, Mahendra, menyebutkan bahwa program ini bertujuan menjadikan remaja sebagai aktor utama penjaga kesehatan di wilayahnya. Dari total 39 peserta yang hadir, 10 remaja resmi dikukuhkan sebagai kader penggerak sebaya di bawah pimpinan Miftah.
Guna membekali kompetensi para kader, mahasiswa KKN memberikan pelatihan praktik medis dasar secara langsung. Kesepuluh kader dilatih menggunakan tensimeter, mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT), hingga memandu skrining kesehatan mental.
Program strategis ini turut diperkuat oleh kehadiran tenaga ahli. Perwakilan PDNA Kulon Progo, Tri Ayu Kharisma, S.Keb., Bdn., memaparkan materi krusial terkait bahaya pergaulan bebas, dampak seks pranikah, dan pembentukan karakter positif.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UNISA, Zubaida Rohmawati, S.Kep., Ns., MPH., menekankan urgensi pemeriksaan kesehatan berkala yang adaptif terhadap psikologis remaja.
Kader kesehatan masyarakat setempat, Ila Ilona, mengapresiasi inisiatif mahasiswa ini. Ia menilai pendekatan sebaya (peer-to-peer) sangat efektif untuk meruntuhkan keengganan remaja dalam memeriksakan kesehatannya.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, tenaga ahli, dan masyarakat, kesepuluh kader yang telah dilatih diharapkan mampu menjadi motor penggerak. Mereka diproyeksikan terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat demi mewujudkan generasi muda Ngaglik Wetan yang sehat fisik, tangguh mental, dan terhindar dari pergaulan berisiko.








































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!