Cetak Profesional Qur’ani, Maba UNISA Jalani Tes Mengaji
Sebagai wujud komitmen mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia, Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mewajibkan seluruh mahasiswa baru maba UNISA yang beragama Islam mengikuti tes baca Al-Qur’an. Pemetaan kemampuan spiritual ini digelar oleh Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) dalam rangkaian acara Pra-Masa Ta’aruf (Mataf) di Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta, Rabu (9/9/2026).
Maba UNISA
Langkah strategis ini merupakan fase awal pembinaan karakter di lingkungan kampus. Ketua LPPI UNISA Yogyakarta, Dr. M. Nurdin Zuhdi, S.Th.I., M.S.I., menjelaskan bahwa tes ini bertujuan mengukur sejauh mana literasi Al-Qur’an para mahasiswa baru.
Berdasarkan hasil tes, pihak kampus akan memberikan perlakuan khusus. Mahasiswa yang telah fasih membaca Al-Qur’an akan langsung mendapatkan sertifikat kelulusan, sementara mereka yang belum lancar akan diberikan bimbingan baca tulis Al-Qur’an secara intensif.
“Kita mempunyai slogan kampus ‘Profesional-Qur’ani’. Bagaimana kita bisa dibilang Profesional-Qur’ani apabila mengaji saja tidak bisa? Maka dari itu, mengaji menjadi prasyarat mutlak,” tegas Nurdin.
Lebih lanjut, Nurdin menekankan bahwa dalam membangun peradaban bangsa yang berkemajuan, dibutuhkan mahasiswa dengan akhlakul karimah. Barometer utamanya adalah kemampuan menanamkan sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari maupun keilmuan yang dipelajari.
Inisiatif pembinaan ini menuai respons positif dari para peserta. Rizki, salah satu mahasiswa baru Program Studi Ilmu Komunikasi asal Sulawesi, menilai program ini sangat konstruktif.
“Kegiatan ini sangat membantu saya mengevaluasi dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an agar lebih benar dan tartil. Harapannya, ini juga menyadarkan kita semua sebagai mahasiswa tentang betapa pentingnya rutinitas membaca Al-Qur’an,” ungkap Rizki.
Melalui program wajib ini, UNISA Yogyakarta menegaskan posisinya bukan sekadar mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, melainkan juga memiliki kedalaman spiritual dan integritas moral yang kuat.








































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!