Dorong UMKM Digital di Pedesaan
Minimnya pengetahuan teknologi pemasaran digital kerap membuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pedesaan tertinggal. Merespons kondisi ini, Kelompok 53 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menggelar sosialisasi digital marketing bagi sekitar 30 pelaku UMKM di Dusun Pereng Kembang, Selasa (18/8/2026).
UMKM Digital
Bertempat di kediaman Dukuh Pereng Kembang, kegiatan ini lahir dari hasil observasi lapangan para mahasiswa. Mayoritas UMKM lokal mulai dari produk olahan makanan hingga kerajinan tangan masih dipasarkan secara konvensional. Lokasi usaha mereka bahkan belum terdaftar di Google Maps, disertai tampilan foto produk yang kurang menjual di media sosial.
Trik Foto Produk Cuma Pakai HP
Pemateri kegiatan sekaligus mahasiswa Ilmu Komunikasi UNISA Yogyakarta, Rizqi Hendrika, memaparkan tiga strategi utama. Pertama, pengenalan konsep dasar pemasaran digital. Kedua, pendampingan pendaftaran titik lokasi usaha ke Google Maps agar lokasi toko makin mudah ditemukan calon konsumen dari luar wilayah.
“Ketiga, pelatihan teknik fotografi dan pembuatan video konten kreatif hanya dengan memanfaatkan kamera telepon genggam,” ujar Rizqi saat mendampingi warga.
Ia menegaskan pentingnya konsistensi serta kreativitas dalam mengelola media sosial tanpa perlu modal peralatan mahal.
Sesi simulasi pemotretan langsung ini disambut antusias oleh para peserta. Warga tampak bersemangat mempraktikkan sudut pencahayaan dan tata letak produk agar terlihat lebih estetik serta memiliki nilai jual.
Melalui program aplikatif ini, Kelompok 53 KKN UNISA Yogyakarta berharap pelaku UMKM Pereng Kembang semakin percaya diri menembus pasar online. Pemanfaatan teknologi secara tepat diyakini mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat perekonomian desa secara berkelanjutan.






































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!