Hidup sehat

Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta kembali menggelar kegiatan Sport & Art Every Month (SAE) pada Jumat, 23 Januari 2026, kegiatan rutin bulanan ini menjadi wadah untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai di lingkungan UNISA Yogyakarta.

Kepala Biro Humas dan Protokol UNISA Yogyakarta, Sinta Maharani, S.Sos., M.I.Kom, menyampaikan bahwa SAE tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga ruang interaksi dan kolaborasi antarunit.

Gaya Hidup Sehat

“Melalui SAE, kami ingin membangun suasana kerja yang sehat, hangat, dan kolaboratif. Tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi media berbagi informasi, edukasi, serta penguatan kebersamaan antarpegawai UNISA Yogyakarta,” ujarnya.

SAE kali ini diawali dengan jalan sehat sejauh 2,5 kilometer mengelilingi area kampus UNISA Yogyakarta. Seluruh pegawai tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas santai namun sarat makna tersebut.

Selain olahraga bersama, SAE juga diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan sosialisasi yang didukung oleh program studi serta biro/unit di UNISA Yogyakarta. Tim K3 UNISA memanfaatkan momentum ini untuk mensosialisasikan pembukaan Bulan K3, sekaligus memberikan demonstrasi cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Pada kesempatan tersebut juga disampaikan informasi terkait berbagai lomba K3 yang akan diselenggarakan.

Dari sisi akademik, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNISA Yogyakarta memberikan sosialisasi mengenai pemanfaatan maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

Sementara itu, Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) UNISA Yogyakarta menyampaikan sosialisasi terkait agenda dan program kegiatan Ramadhan, sebagai bentuk persiapan spiritual bagi seluruh pegawai menjelang bulan suci.

Rangkaian kegiatan SAE ditutup dengan sarapan bersama, yang menjadi momen kebersamaan untuk mempererat interaksi, komunikasi, dan kekompakan antarpegawai lintas unit di UNISA Yogyakarta.

Melalui kegiatan SAE, UNISA Yogyakarta terus menegaskan komitmennya sebagai kampus berwawasan kesehatan yang tidak hanya memperhatikan aspek fisik, tetapi juga edukasi, spiritualitas, dan hubungan sosial dalam lingkungan kerja.

Public hearing

Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta melalui Biro Humas dan Protokol menyelenggarakan kegiatan Public Hearing bersama mahasiswa pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Ruang SM 414 Gedung Siti Moendjiyah. Kegiatan ini menjadi forum dialog terbuka antara pimpinan universitas dan mahasiswa dalam rangka peningkatan kualitas layanan dan tata kelola kampus.

Pubic Hearing

Public Hearing diikuti oleh perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam himpunan mahasiswa, organisasi mahasiswa, dan unit kegiatan mahasiswa (UKM), serta dihadiri oleh seluruh pimpinan rektorat, dekanat, ketua program studi, dan kepala biro/lembaga/unit di lingkungan UNISA Yogyakarta

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Sulistyaningsih, M.H.Kes, menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan Public Hearing yang diselenggarakan secara rutin setiap semester sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan di UNISA Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk menyuarakan masukan mahasiswa secara konstruktif dan bertanggung jawab.

“Setiap masukan mahasiswa menjadi perhatian pimpinan universitas. Tidak semua persoalan dapat diselesaikan secara instan, namun komitmen kami adalah memastikan setiap aspirasi ditindaklanjuti, baik secara langsung maupun bertahap,” ujarnya

Sementara itu, Wakil Rektor IV, Dr. M. Ali Imron, M.Fis, menekankan bahwa Public Hearing tidak hanya berfungsi sebagai ruang penyampaian aspirasi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi bersama atas kinerja dan pelayanan universitas. Ia menyampaikan bahwa hasil Public Hearing periode sebelumnya, Juli 2025, telah ditindaklanjuti dan dipaparkan secara terbuka kepada peserta.

Berdasarkan laporan tindak lanjut, sejumlah masukan mahasiswa terkait sarana prasarana, akademik dan kemahasiswaan telah diselesaikan, antara lain perbaikan fasilitas kelas, toilet, air bersih, penyesuaian kalender akademik, hingga skema KKN ORMAWA. Adapun beberapa isu seperti keamanan dan parkir (CCTV) serta penguatan sistem informasi masih dalam proses penyelesaian dan menjadi prioritas lanjutan

Kepala Biro Humas dan Protokol UNISA Yogyakarta, Sinta Maharani, S.Sos., M.I.Kom, menjelaskan bahwa Public Hearing bertajuk “SUARA (Sampaikan Usul, Aspirasi, dan Rekomendasi Anda)” ini merupakan wujud komitmen UNISA dalam membangun komunikasi internal yang sehat, transparan, dan partisipatif.

“Humas tidak hanya berperan dalam komunikasi eksternal, tetapi juga internal. Public Hearing ini menjadi jembatan antara mahasiswa dan pimpinan universitas, sekaligus memastikan bahwa setiap aspirasi terdokumentasi dan ditindaklanjuti secara jelas,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UNISA Yogyakarta berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara mahasiswa dan pimpinan universitas, sehingga tercipta lingkungan kampus yang kondusif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Kerja sama

Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta terus meningkatkan jaringan kerja sama internasional dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri. Terbaru, Unisa Yogyakarta menggandeng Mindanao State University (MSU), Filipina, sebagai mitra internasional.

Nota kesepakatan kerja sama ditandatangani oleh kedua belah pihak di Gedung Siti Moendjijah, Kampus Terpadu Unisa Yogyakarta, Jumat (23/1/2026). Pada kesempatan tersebut hadir Rektor Unisa Yogyakarta Warsiti, Wakil Rektor IV Unisa Yogyakarta Ali Imron, Dekan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora Unisa Yogyakarta Annisa Warastri, serta Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unisa Yogyakarta Tika Ainunnisa Fitria.

Sementara itu, delegasi Mindanao State University (MSU) Filipina dipimpin oleh Atty. Paisalin P.D. Tago, CPA, selaku MSU System President, bersama jajaran pimpinan universitas, termasuk wakil rektor bidang akademik dan perencanaan, serta pejabat di bidang administrasi, protokol, dan komunikasi.

Jalin Kerja Sama Riset dan Akademik

Rektor Unisa Yogyakarta Warsiti, dalam sambutannya, menyampaikan harapan besar atas terjalinnya kerja sama antara Unisa Yogyakarta dan MSU. Melalui kolaborasi perguruan tinggi dari kedua negara, diharapkan kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata bagi kedua belah pihak, terutama dalam bidang edukasi, riset, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran akademik, serta penguatan kelembagaan.

“Sebuah kehormatan bagi kami dapat menjamu delegasi dari Mindanao State University (MSU). Mewakili seluruh sivitas akademika Unisa Yogyakarta, saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan serta komitmen bersama dalam membangun kemitraan akademik,” ujar Warsiti, Jumat (23/1/2026).

Warsiti menilai terdapat kesamaan visi dan misi antara Unisa Yogyakarta dan MSU Filipina. Unisa Yogyakarta berada di bawah naungan Aisyiyah, organisasi masyarakat Islam perempuan terbesar di dunia. Sejak awal berdiri, Unisa Yogyakarta berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moral, empati, serta komitmen pengabdian kepada masyarakat.

“Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) hari ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kerja sama antara kedua universitas. Kita memiliki visi yang sama dalam mendorong pendidikan tinggi yang inklusif, berdampak, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.

Senada dengan Rektor Unisa Yogyakarta, MSU System President Paisalin P.D. Tago menyampaikan optimismenya bahwa kemitraan antara kedua universitas akan membuahkan hasil yang positif. Menurutnya, kerja sama ini merupakan perwujudan visi MSU sebagai kampus perdamaian yang inklusif, inovatif, dan berwawasan global.

“Kerja sama ini merupakan kolaborasi lintas bidang, mulai dari institusi, riset akademik, kurikulum, penjaminan mutu, manajemen, hingga pengabdian kepada masyarakat,” ujar Tago dalam pidatonya.

Penandatanganan nota kesepahaman antara Unisa Yogyakarta dan MSU menjadi langkah awal bagi pelaksanaan aksi nyata serta program kerja sama yang berkelanjutan. Kedua institusi sama-sama mengharapkan kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas riset dan akademik dalam menghadapi tantangan global serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Filipina

Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menerima kunjungan kerja sama dari Mindanao State University (MSU), Filipina, di Gedung Siti Moendjijah, Kampus Terpadu Unisa Yogyakarta, Kamis (22/1/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh Marecon C. Viray dan Dr. Louvill M. Ozarraga dari MSU.

Viray dan Ozarraga menjadi narasumber dalam workshop internasional bertajuk “Article Writing and Publication Strategy in Reputable International Journal.” Acara tersebut sekaligus menjadi pembuka rangkaian kunjungan kerja sama antara MSU dan Unisa Yogyakarta.

Dekan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora (FEISHum), Annisa Warastri, mengapresiasi kolaborasi dua perguruan tinggi dari dua negara tersebut. Ia menyebut workshop kepenulisan yang diisi oleh pengajar dari MSU sangat bermanfaat, terutama bagi dosen Unisa Yogyakarta. Para dosen memperoleh wawasan baru terkait strategi penulisan karya ilmiah agar dapat diterima di jurnal internasional bereputasi.

“Pertemuan ini meningkatkan kolaborasi antara dua universitas. Saya berharap diskusi ini dapat memperluas kerja sama dan membuka peluang dalam penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Selamat menikmati Yogyakarta, dan selamat datang di Universitas Aisyiyah,” ujar Dekan FEISHum dalam sambutannya.

Kerjasama Filipina

Pada kesempatan tersebut, dosen MSU, Marecon C. Viray dan Dr. Louvill M. Ozarraga, memaparkan lokakarya seputar strategi penulisan karya ilmiah. Kegiatan ini diikuti oleh dosen serta tenaga kependidikan Unisa Yogyakarta.

Marecon C. Viray, saat membuka materinya, mengaku sangat senang berada di Unisa Yogyakarta. Ia menyampaikan hal tersebut dengan mencoba menggunakan bahasa Indonesia. “Apa kabar? Saya sangat senang berada di Unisa Yogyakarta,” ujarnya, yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta workshop.

Dalam pemaparannya, Viray menjelaskan berbagai strategi penulisan karya ilmiah yang layak diterbitkan di jurnal internasional bereputasi. Ia menegaskan bahwa esensi penelitian yang berkualitas berangkat dari pertanyaan dan permasalahan yang jelas.

“Melakukan penelitian berarti menjawab pertanyaan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Bagaimana solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut?” ujarnya.

Viray juga menambahkan sejumlah hal yang kerap terlewat dalam penulisan karya ilmiah, seperti anotasi, teknik sitasi, serta pentingnya menghindari plagiarisme.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan praktik penentuan topik penelitian oleh peserta lokakarya. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama narasumber dari MSU dan seluruh peserta.

Agenda Lanjutan

Selain workshop dan forum seminar, kunjungan delegasi Mindanao State University dilanjutkan dengan berbagai agenda lain, di antaranya city tour di Yogyakarta serta kunjungan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (23/1/2026) dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara kedua universitas. Terjalinnya kemitraan dengan MSU diharapkan dapat memperkuat kiprah Unisa Yogyakarta di tingkat global.

Komunikasi

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta kembali menggelar pameran Galaksi (Gala Aksi Karya Mahasiswa Komunikasi) Volume 5 di Gedung Social Militaire, Taman Budaya Yogyakarta, Rabu (21/01/2026). Gelaran Galaksi Volume 5 kali ini mengangkat tema besar Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diimplementasikan dengan tajuk Gastronomi.

Ajang Pameran Galaksi merupakan kegiatan festival tahunan yang diadakan Prodi Ilmu Komunikasi sebagai penutup rangkaian kegiatan Ujian Akhir Semester. Dalam kegiatan tersebut, dipamerkan berbagai karya hasil tugas akhir mahasiswa, seperti fotografi, majalah, hingga penayangan film pendek.

Ketua Panitia Galaksi Vol. 5, Ilyas Abdurrahman, menjelaskan bahwa tema MBG ini diimplementasikan dengan tajuk Gastronomi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gastronomi memiliki arti seni menyiapkan hidangan lezat atau tata boga.

“Gastronomi, ringkasnya, adalah makanan yang awalnya disiapkan dengan bahan sederhana, namun kemudian dapat dikemas menjadi sajian yang mewah. Tema ini kami angkat karena memiliki korelasi dengan Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Ilyas saat diwawancarai di sela acara, Rabu (21/01/2026).

Ilyas menyebut Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program unggulan pemerintah yang tentu tidak terlepas dari berbagai kekurangan yang perlu dikritisi. Sejumlah persoalan yang diangkat antara lain masalah gizi, tata kelola, soal keracunan, hingga berbagai persoalan lainnya.

Berbagai isu tersebut diolah secara kreatif oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta menjadi karya.

“Secara esensi, ada banyak sisi yang diangkat mahasiswa. Teman-teman melihat secara luas, dan menghubungkan dengan berbagai isu, seperti PHK, keracunan, hingga dampak efisiensi anggaran pemerintah. Meskipun begitu, ada juga karya yang menampilkan sisi positif program MBG. Namun, sebagai mahasiswa penerus kepemimpinan, kita tetap harus mengkritisi setiap program pemerintah yang dijalankan,” tambahnya.

Hadirkan Berbagai Karya

Galaksi Vol. 5 menampilkan beragam karya mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta. Kegiatan diawali dengan pameran fotografi karya mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2025. Sebanyak 16 kelompok memamerkan kemampuan mereka dalam memotret, dengan fokus pada foto produk makanan bergizi.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan peluncuran majalah mahasiswa Com.23 Magazine, yang dirangkai dengan bedah majalah dan workshop jurnalistik. Sebagai informasi, Com.23 Magazine merupakan karya jurnalistik indepth reporting mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta angkatan 2023. Majalah ini mengulas secara mendalam berbagai isu dan problematika seputar pelaksanaan program MBG.

Beberapa topik yang diangkat antara lain tergerusnya usaha kantin sekolah akibat MBG, upaya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjaga kualitas makanan, pengelolaan sampah makanan MBG, hingga berbagai kekhawatiran di balik pelaksanaan program tersebut.

Sebagai acara puncak, Galaksi Vol. 5 turut menyuguhkan penayangan sembilan film pendek karya mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2024. Karya film ini menjadi ajang unjuk keterampilan mahasiswa dalam praktik sinematografi.

Film-film pendek tersebut kembali mengulas berbagai sisi program MBG. Menariknya, tema ini disajikan dengan pendekatan yang kreatif dan beragam, terbukti dari variasi genre yang ditampilkan, mulai dari drama, horor, hingga komedi.

Dapatkan Banyak Apresiasi

Penyelenggaraan Galaksi Vol. 5 mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Dekan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora (FEISHum) Unisa Yogyakarta, Annisa Warastri, menyebut acara ini sebagai kegiatan yang spesial. Ia memuji mahasiswa Ilmu Komunikasi yang secara mandiri kembali sukses menggelar Galaksi.

“Saya senang sekali bisa hadir di sini. Ini merupakan wujud kontribusi Ilmu Komunikasi yang turut memberikan kritik membangun kepada pemerintah,” ujar Annisa, seraya memuji pemilihan tema Galaksi Vol. 5 yang mengangkat isu MBG.

Sementara itu, dosen pembimbing Galaksi Vol. 5, Dias Reginan Pinkan, mengungkapkan rasa bangganya kepada para mahasiswa. “Kami sangat bangga dengan kalian semua,” tandasnya.

Apresiasi juga datang dari para pengunjung. Salah satunya Al Fattah, yang menilai pameran Galaksi Vol. 5 memiliki tema dan rangkaian acara yang menarik untuk diikuti. Ia memuji topik acara yang mengangkat persoalan MBG. “Pemilihan topik MBG ini sangat bagus karena sedang hangat dan sangat relevan dengan situasi saat ini,” ujar Al Fattah.