1 No Poverty 4 Quality Education

Mahasiswa Asal Ghana Jadi Kader IMM, Catat Sejarah Baru di UNISA Yogyakarta

, , ,
Ghana

Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta kembali menorehkan catatan penting dalam penguatan internasionalisasi dan kaderisasi mahasiswa, seorang mahasiswa asing asal Ghana, Sulemana Abdul Majeed, resmi bergabung sebagai anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sains dan Teknologi UNISA Yogyakarta periode 2025/2026. Kehadiran Sulemana menjadi tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya mahasiswa internasional bergabung dalam organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah di lingkungan UNISA Yogyakarta.

Mahasiswa Ghana

Sulemana Abdul Majeed, mahasiswa laki-laki kelahiran Ghana, 7 Desember 2003, saat ini tinggal di Asrama UNISA Yogyakarta. Ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan dan memiliki latar belakang organisasi yang kuat sejak di negara asalnya. Sebelum menempuh studi di Indonesia, Sulemana pernah menjabat sebagai President sekaligus Imam Ghana Muslim Students Association (GMSA) Tamasco Branchpada periode 2021–2022, serta menjadi Treasurer The Council of African Students pada 2022–2023.

Ketertarikan Sulemana untuk bergabung dengan IMM didorong oleh keinginannya memperdalam pemahaman keislaman, ideologi Muhammadiyah, serta mengembangkan kepemimpinan dan tanggung jawab sosial. Ia menyampaikan bahwa IMM merupakan ruang strategis untuk membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas dan berdaya guna bagi masyarakat.

“Motivasi saya mengikuti Darul Arqam Dasar dan bergabung dengan IMM adalah untuk memperkuat iman dan pemahaman saya tentang Islam dan Muhammadiyah, mengembangkan kepemimpinan, kedisiplinan, serta berpikir kritis, dan mempersiapkan diri menjadi kader IMM yang aktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sulemana, Selasa (6/1).

Menurutnya, nilai-nilai pembaruan Islam yang diusung Muhammadiyah sejalan dengan semangatnya sebagai mahasiswa internasional yang ingin berkontribusi secara global. Ia memandang Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang menekankan kembali pada Al-Qur’an dan Sunnah, mendorong kemajuan pendidikan, serta kepedulian sosial dalam menjawab tantangan zaman.

Keterlibatan Sulemana dalam IMM Fakultas Sains dan Teknologi UNISA Yogyakarta juga mencerminkan komitmen kampus dalam membangun lingkungan inklusif, multikultural, dan terbuka bagi mahasiswa dari berbagai negara. Kehadirannya diharapkan dapat memperkaya dinamika organisasi, memperluas perspektif global kader IMM, serta memperkuat diplomasi kultural Muhammadiyah di tingkat internasional.

Dengan bergabungnya mahasiswa asal Ghana ini, IMM UNISA Yogyakarta tidak hanya menjadi wadah kaderisasi ideologis dan kepemimpinan mahasiswa, tetapi juga ruang perjumpaan lintas bangsa yang menegaskan nilai Islam berkemajuan dalam bingkai global.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *