RKAT UNISA 2026 Tekankan Transformasi Tata Kelola dan Program Berdampak
Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta resmi memulai Rapat Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis karena menandai tahun pertama implementasi Rencana Strategis (Renstra) UNISA Yogyakarta periode 2026–2030, sekaligus menyelaraskan arah pengembangan universitas menuju visi baru institusi.
RKAT
Rektor UNISA Yogyakarta, Dr. Warsiti, M.Kep., Sp.Mat, menegaskan bahwa RKAT bukan sekadar forum penyusunan program kerja dan anggaran, tetapi ruang untuk menyamakan visi, memperkuat komitmen, dan membangun arah pengembangan UNISA yang lebih berdampak.
“Agenda ini kita gunakan untuk mendiskusikan rencana anggaran 2026–2027, dan ini adalah tahun pertama Renstra 2026–2030. RKAT tidak hanya menjadi kegiatan perencanaan ke depan, tetapi juga menjadi ruang bagi kita untuk menyamakan visi kembali menuju visi UNISA yang baru, sehingga arah pengembangan UNISA menjadi lebih baik,” ujar Warsiti dalam sambutannya.
Ia mengajak seluruh pimpinan fakultas, program studi, dan unit kerja untuk mendiskusikan program-program strategis yang mampu mendorong pencapaian visi universitas. Menurutnya, setiap program yang dirancang harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, kemanusiaan, dan pembangunan bangsa.
Rektor menekankan bahwa UNISA Yogyakarta saat ini berfokus pada transformasi menjadi kampus berdampak. Perubahan regulasi dan kebijakan di tingkat nasional, lanjutnya, harus direspons dengan penataan kembali tata kelola universitas agar lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kontribusi nyata.
“Saat ini fokus kita adalah menjadi kampus berdampak. Akan ada dinamika regulasi dan kebijakan, sehingga kita perlu menata kembali tata kelola UNISA untuk mendukung arah tersebut. Setiap program yang akan didiskusikan harus selalu disemangati dengan nilai-nilai keislaman,” katanya.
Warsiti juga mengingatkan bahwa perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan global yang berlangsung sangat cepat. Transformasi kelembagaan, inovasi program, dan penguatan budaya kerja menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan tersebut.
“Dunia berubah, perguruan tinggi berubah, maka kita juga harus berubah. Semangat fastabiqul khairat harus menjadi energi kita bersama dalam membangun UNISA yang unggul, adaptif, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tegasnya.
Sesuai Kerangka Acuan Kegiatan (KAK), RKAT 2026 bertujuan menyosialisasikan visi, misi, tujuan, dan strategi UNISA periode 2026–2030, mengevaluasi capaian Renstra 2021–2025, menyusun Renstra fakultas dan unit kerja, serta merumuskan rencana operasional beserta target kinerja dan anggaran tahun akademik 2026/2027. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan universitas, fakultas, program studi, dan unit kerja sebagai bagian dari konsolidasi kelembagaan menuju fase berkembang kedua UNISA Yogyakarta.







































