Gandeng 4 Dinas Kabupaten Bantul, Tim PPKO IMM UNISA Gelar Konsolidasi
Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PPKO IMM) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta sukses menggelar agenda audiensi dan konsolidasi lintas sektor. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran dinas Kabupaten Bantul yaitu Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).(26/06/2026).
Konsolidasi
Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Ilmu Kesehatan, Lantai 3 Gedung Siti Walidah, Kampus UNISA Yogyakarta, pada Jumat (26/06) mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.
Konsolidasi ini berfokus pada pemaparan dan penyelarasan program kerja bertajuk “SIMTERA CAWAN” (Inovasi Sistem Wisata Musiman Terintegrasi Berbasis Community-Based Tourism dengan Smart Branding sebagai Strategi Publikasi di Kelurahan Argodadi). Program inovatif rancangan mahasiswa ini membidik optimalisasi potensi wisata lokal secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai penggerak utamanya.
Ketua Tim PPKO IMM UNISA Yogyakarta Niken Faradila menyampaikan bahwa kehadiran empat dinas terkait merupakan langkah krusial untuk memastikan program SIMTERA CAWAN berjalan terintegrasi dari berbagai aspek, mulai dari regulasi pariwisata, kelestarian budaya, pengembangan UMKM, hingga daya dukung lingkungan di Kelurahan Argodadi.
“Kami ingin menciptakan ekosistem wisata musiman yang tidak hanya viral sesaat, tetapi memiliki fondasi ekonomi dan lingkungan yang kuat. Melalui pendekatan Community-Based Tourism dan Smart Branding, masyarakat Argodadi akan menjadi aktor utama dalam mengelola potensi daerahnya,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Apresiasi positif datang dari perwakilan dinas yang hadir. Pihak dinas menyatakan siap memberikan pendampingan, penyelarasan program, dan dukungan fasilitas sesuai dengan tupoksi masing-masing dinas demi keberlanjutan program di lapangan. Melalui sinergi akademisi dan pemerintah daerah ini, Kelurahan Argodadi diharapkan mampu bertransformasi menjadi destinasi wisata berbasis digital dan kemasyarakatan yang tangguh.
Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif mengenai pemetaan komoditas lokal, rencana aksi pelestarian lingkungan di area wisata, serta penyusunan lini masa implementasi program bersama masyarakat Argodadi.








































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!