Hebat! Kebidanan UNISA Raih Tiga Juara Nasional AIPKEMA
Dosen dan Mahasiswa Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Yogyakarta Raih Tiga Juara I pada Kompetisi Ilmiah Nasional Kebidanan AIPKEMA Batch I Tahun 2026
Juara Nasional
Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam Kompetisi Ilmiah Nasional Kebidanan Tingkat Dosen dan Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Indonesia Batch I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (AIPKEMA), dosen dan mahasiswa UNISA Yogyakarta berhasil meraih tiga Juara I pada tiga kategori yang diperlombakan. Kompetisi yang mengusung tema “Transformasi Pendidikan Kebidanan dalam Mewujudkan Dosen dan Mahasiswa yang Inovatif, Ilmiah, Profesional, dan Berdaya Saing Global” tersebut menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk menampilkan inovasi, kreativitas, dan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu kebidanan.
Keberhasilan tersebut menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan konsistensi Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Yogyakarta dalam mendorong budaya riset, inovasi, dan prestasi akademik di kalangan dosen maupun mahasiswa. Kolaborasi yang erat antara dosen dan mahasiswa menjadi salah satu kekuatan dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta mampu bersaing di tingkat nasional.
Pada Kategori Poster Ilmiah Kompetisi Dosen dengan tema Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak, tim dosen UNISA Yogyakarta berhasil meraih Juara I. Tim tersebut terdiri atas Bdn. Enny Fitriahadi, S.ST., M.Kes., Bdn. Evi Wahyuntari, S.ST., M.Keb., Bdn. Yekti Satriyandari, S.ST., M.Kes., dan Prof. Dr. Mufdlillah, S.SiT., M.Sc.Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen dosen dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Prestasi berikutnya diraih pada Kategori Esai Ilmiah Kompetisi Mahasiswa dengan tema Pencegahan Anemia Remaja, Calon Pengantin, dan Ibu Hamil. Tim mahasiswa yang terdiri atas Della Adelia dan Hilda Anda Rismaberhasil meraih Juara I melalui karya ilmiah yang mengangkat upaya pencegahan anemia pada remaja, calon pengantin, dan ibu hamil. Raihan tersebut telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Ketua AIPKEMA Nomor 09/AIPKEMA/SK/VI/2026 tentang Penetapan Juara Kompetisi Ilmiah Nasional Kebidanan Tingkat Dosen dan Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Indonesia Batch I Tahun 2026.
UNISA Yogyakarta juga berhasil meraih Juara I pada Kategori Video Edukasi Kesehatan Kompetisi Mahasiswadengan tema Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak. Prestasi tersebut diraih oleh tim yang beranggotakan Eva Nurul Hidayah, Yasmin Fadhilatunisa, dan Siti Hawa. Melalui video edukasi yang dikembangkan, tim berhasil menyampaikan informasi kesehatan secara komunikatif, menarik, dan mudah dipahami sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi bagi masyarakat.
Ketua tim dosen, Bdn. Enny Fitriahadi, S.ST., M.Kes., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani bersama seluruh anggota tim dengan penuh dedikasi dan komitmen.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ini. Penghargaan yang kami raih merupakan hasil dari proses panjang, mulai dari menyusun gagasan, memperkuat kajian ilmiah, hingga menyempurnakan karya melalui berbagai evaluasi. Pengalaman ini semakin meyakinkan kami bahwa kerja keras, komitmen, dan kesungguhan akan memberikan hasil yang terbaik,” ujar Enny.
Menurut Enny, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Persiapan yang matang, riset yang mendalam, konsistensi dalam setiap tahapan penyusunan karya, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan menjadi faktor penting dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan juga menjadi bagian dari proses penyempurnaan karya hingga siap dipresentasikan pada kompetisi.
Enny juga mengajak mahasiswa untuk berani mengikuti berbagai kompetisi selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, kompetisi bukan sekadar ajang meraih penghargaan, tetapi juga menjadi ruang belajar untuk mengembangkan kemampuan, memperluas jejaring, dan membangun karakter yang tangguh.
“Jangan pernah takut gagal sebelum mencoba karena sering kali penghalang terbesar adalah keraguan dalam diri sendiri. Masa perkuliahan merupakan waktu terbaik untuk mengembangkan potensi. Jadikan setiap kompetisi sebagai ruang belajar dan kesempatan untuk terus bertumbuh. Ketika berhasil, tetaplah rendah hati. Sebaliknya, ketika hasil yang diperoleh belum sesuai harapan, jadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar, berinovasi, dan menghasilkan karya yang lebih baik. Teruslah berkarya dan harumkan nama almamater,” pesannya.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Yogyakarta. Keberhasilan dosen dan mahasiswa meraih tiga Juara I dalam satu ajang nasional menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat, budaya riset yang terus berkembang, serta komitmen terhadap mutu mampu menghasilkan karya ilmiah yang kompetitif dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu kebidanan.
Melalui capaian tersebut, Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Yogyakarta berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus mengembangkan budaya riset, inovasi, dan prestasi akademik. Semangat kolaborasi antara dosen dan mahasiswa diharapkan terus melahirkan karya-karya yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu kebidanan sekaligus mengharumkan nama Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta di tingkat nasional maupun internasional.







































