Tolak Bullying, KKN UNISA Edukasi Siswa SDN Siluk
Ancaman bullying atau perundungan masih kerap terjadi di sekolah dasar, merespons hal ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 14 Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta turun tangan menggelar edukasi tolak bullying di SDN Siluk, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Kamis (20/8/2026).
Tolak Bullying
Kegiatan edukatif ini diikuti dengan antusias oleh 23 peserta yang terdiri atas siswa dan guru. Langkah preventif ini bertujuan membekali anak-anak pemahaman tentang bahaya perundungan agar tercipta suasana belajar yang nyaman dan inklusif.
Koordinator KKN 14 UNISA, Tia, memaparkan materi menggunakan bahasa sederhana yang mudah dicerna siswa SD. Ia menekankan bahwa bullying tidak hanya berupa pukulan fisik, tetapi juga ejekan lisan yang merendahkan. Perbedaan karakter, fisik, maupun latar belakang bukanlah alasan untuk saling menyakiti.
“Setiap siswa memiliki hak untuk merasa aman, dihargai, dan diperlakukan dengan baik di lingkungan sekolah,” tegas Tia di hadapan para siswa.
Dorong Siswa Berani Melapor
Tak sekadar teori, mahasiswa KKN juga melatih empati siswa. Mereka diajak tidak menjadi penonton pasif jika melihat teman dirundung. Siswa didorong untuk berani speak up dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.
Puncak kegiatan ini ditandai dengan deklarasi komitmen bersama. Mahasiswa KKN mengajak seluruh siswa dan guru SDN Siluk berikrar menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying.
Melalui inisiatif ini, KKN UNISA Yogyakarta berharap nilai saling menghargai terus tertanam. Dengan sinergi antara siswa dan guru, generasi muda diharapkan tumbuh dengan karakter positif, peka terhadap sesama, dan berani menolak segala bentuk perundungan.







































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!