UNISA Yogyakarta Gelar Rapat Tinjauan Manajemen 2026
Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2026 pada Senin (3/8/2026) sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat budaya mutu dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Rapat Tinjauan
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan UNISA Yogyakarta tersebut dipimpin oleh Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM) UNISA Yogyakarta, Dr. Asri Hidayat, M.Keb. RTM dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, kepala unit, serta unsur terkait dalam sistem penjaminan mutu internal.
Rektor UNISA Yogyakarta, Dr. Warsiti, M.Kep., Sp.Mat., dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa mutu merupakan tanggung jawab seluruh sivitas akademika dan harus menjadi budaya dalam setiap proses penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.
“Rapat Tinjauan Manajemen menjadi forum penting untuk memastikan bahwa setiap hasil evaluasi tidak berhenti pada laporan, tetapi ditindaklanjuti menjadi perbaikan nyata. Budaya mutu harus dibangun melalui komitmen bersama, kolaborasi antar unit kerja dan keberanian untuk terus melakukan evaluasi serta inovasi,” ujar Dr. Warsiti.
Ia juga menekankan bahwa hasil Audit Mutu Internal (AMI) harus dimaknai sebagai instrumen pembelajaran institusi untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas layanan, dan mendukung pencapaian visi UNISA Yogyakarta sebagai kampus berwawasan kesehatan yang unggul berdasarkan nilai Islam berkemajuan.
Menurutnya, tindak lanjut terhadap rekomendasi AMI perlu dilakukan secara terukur, terdokumentasi, dan berkelanjutan, sehingga setiap unit dapat menunjukkan peningkatan kinerja yang berdampak pada kualitas institusi secara menyeluruh.
Sementara itu, Kepala BPM UNISA Yogyakarta, Dr. Asri Hidayat, M.Keb., menyampaikan bahwa RTM merupakan forum strategis untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), sekaligus memastikan seluruh rekomendasi hasil AMI ditindaklanjuti secara sistematis.
“RTM bukan sekadar membahas hasil audit, tetapi menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja mutu, mengidentifikasi peluang perbaikan, dan menetapkan langkah-langkah strategis yang akan menjadi dasar peningkatan mutu berkelanjutan di UNISA Yogyakarta,” jelasnya.
Agenda RTM meliputi laporan pelaksanaan AMI, rangkuman dan kesimpulan hasil AMI, pembahasan rekomendasi hasil audit, tinjauan terhadap hasil RTM periode sebelumnya, penetapan keputusan RTM AMI, serta pembahasan saran perbaikan, peraturan baru, tindak lanjut komplain, dan isu-isu internal maupun eksternal yang memengaruhi kinerja institusi.
Melalui pembahasan tersebut, setiap unit kerja diharapkan mampu menyusun tindak lanjut yang terukur terhadap temuan dan rekomendasi AMI, sehingga proses peningkatan mutu dapat berjalan secara konsisten dan terdokumentasi dengan baik.
RTM juga menjadi sarana untuk memastikan keselarasan antara pelaksanaan program kerja dengan sasaran mutu universitas, standar pendidikan tinggi, serta target pencapaian visi UNISA Yogyakarta.
Kegiatan ini diakhiri dengan penetapan keputusan dan rencana tindak lanjut yang akan menjadi acuan bagi seluruh unit dalam memperkuat tata kelola mutu, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta mendukung peningkatan kinerja institusi di berbagai bidang.
Dengan terselenggaranya Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2026, UNISA Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sistem penjaminan mutu yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan.








































