Ciptakan Sabun Anti-Diare, 3 Mahasiswa UNISA Yogyakarta Sabet Gelar Internasional
Kabar membanggakan datang dari UNISA Yogyakarta. Tiga mahasiswa inovatif dari Program Studi (Prodi) Bioteknologi sukses mengharumkan nama kampus dengan menyabet medali perak (Silver Medal) di ajang bergengsi The 6th Youth International Science Fair (YISF) 2026.
Mahasiswa UNISA
Tim tangguh yang digawangi oleh Fahmi Febriansah, Alfareza Ahmad, dan Alfia Nur Faiza ini menyoroti tingginya kasus diare di Indonesia akibat infeksi bakteri Escherichia coli (E. coli). Berangkat dari keresahan tersebut, ketiganya menyulap tanaman liar yakni daun senduduk bulu (Clidemia hirta) menjadi sabun padat antibakteri yang ampuh.
Melalui riset bertajuk “Development of Solid Soap Formulation Antibacterial From Senduduk Bulu Leaf Extract”, mereka menguji ekstrak daun ini dalam berbagai konsentrasi (0% hingga 7%). Hasilnya sangat memuaskan! Sabun racikan mereka terbukti memiliki daya hambat kuat terhadap bakteri E. coli, di mana efektivitasnya makin meningkat seiring penambahan konsentrasi ekstrak.
Tak sekedar ampuh, formula sabun karya mahasiswa UNISA Yogyakarta ini juga dipastikan aman karena telah memenuhi standar mutu fisik dan kimia, meliputi uji pH, homogenitas, hingga stabilitas busa. Prestasi gemilang ini membuktikan bahwa inovasi herbal lokal mahasiswa Indonesia mampu bersaing tajam di kancah sains global!












Leave a Reply
Want to join the discussionFeel free to contribute!