Potret Arsitektur Hijau, Mahasiswa UNISA Kaji Desain Ekologis Masjid Al-Muharram Bantul
Guna mengintegrasikan nilai spiritual dan kepedulian ekologis, mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan observasi bertajuk “Projek Fikih Hijau”. Agenda yang menjadi bagian dari tugas mata kuliah Kemanusiaan dan Keimanan ini dilaksanakan di Masjid Al-Muharram, Dusun Brajan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Rabu (13/05/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pengkajian praktik ramah lingkungan di area rumah ibadah. Para mahasiswa melakukan observasi langsung sekaligus sesi wawancara mendalam bersama narasumber sekaligus tokoh setempat, Ustadz Ananto Isworo, S.Ag.
Ekologis
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Masjid Al-Muharram sukses menerapkan konsep arsitektur hijau yang sangat efisien. Bangunan dirancang terbuka sehingga mengoptimalkan pencahayaan matahari alami. Hal ini membuat area utama masjid tidak memerlukan lampu penerangan pada siang hari.
Lebih dari itu, kenyamanan termal jamaah tidak bergantung pada mesin pendingin udara (AC). Sirkulasi udara dibiarkan mengalir bebas melalui ventilasi alami (cross ventilation), menciptakan suasana sejuk nan nyaman bagi jamaah maupun warga yang beraktivitas.
Melalui Projek Fikih Hijau ini, mahasiswa memetik pelajaran berharga bahwa efisiensi energi pada fasilitas publik dapat mendukung kelestarian alam sesuai ajaran Islam. Masjid Al-Muharram membuktikan diri tidak sekadar menjadi pusat ibadah, tetapi juga pelopor edukasi pembangunan berkelanjutan di tengah masyarakat.







































